Sabtu, 09 Februari 2013





PENULISAN JUDUL DAN DAFTAR PUSTAKA

 

PENULISAN JUDUL

 
Judul dapat ditulis dengan huruf kapital semua atau dapat juga ditulis dengan huruf kecil. Apabila ditulis dengan huruf kecil, maka setiap kata dalam judul diawali dengan huruf kapital, kecuali kata depan, seperti di, ke, dari, dan, yang, untuk.
Contoh:  Bahasa dan Sastra Indonesia
              Pengarang Indonesia dan Dunianya

Apabila kata depan tersebut terletak di awal judul, maka tetap ditulis dengan huruf kapital.
Contoh:  Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma
              Untuk Orang yang Kucinta

Apabila judul ditulis dalam dua baris atau lebih, dan di dalam judul tersebut terdapat kata depan seperti di, ke, dari, dan sebagainya, maka kata depan tersebut tidak boleh diletakkan di akhir baris.
Contoh:
Penanganan Sistem Kearsipan
di Lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang

Apabila kita menulis judul dalam sebuah kalimat, maka berlaku kaidah sebagai berikut:
1.   Judul terbitan seperti majalah, koran, buku, kamus, ensiklopedi, novel, roman, ditulis dengan huruf bergaris bawah atau huruf miring.
2.      Judul tulisan seperti judul artikel, cerpen, puisi, bab buku, berita dan sebagainya yang merupakan bagian dari terbitan ditulis di antara dua tanda kutip.
Contoh:
-          Artikelnya yang berjudul “Variasi Pola Ujian Sekolah” dimuat di harian Kedaulatan Rakyat.
-          Bacalah “Revolusi Perancis” dalam Sejarah Umum jilid II.
-          Puisi “Aku” karya Chairil Anwar merupakan tonggak lahirnya ekspresionisme.


PENULISAN DAFTAR PUSTAKA (BIBLIOGRAFI)


Biasanya daftar pustaka berupa buku, meskipun dapat juga berupa koran atau majalah. Di sini akan diberikan contoh daftar pustaka berupa buku.

1.      Daftar pustaka yang pengarangnya satu orang

Alisjahbana, Sutan Takdir. 1949. Tata Bahasa Baru Bahasa Indonesia. Jilid 1.
Djakarta: PT Pustaka Rakjat.
Keraf, Gorys. 1993. Komposisi. Ende-Flores: Nusa Indah.
Siregar, Merari. 1920. Azab dan Sengsara. Weltervreden: Balai Pustaka.
Yasin, H.B. 1983. Pengarang Indonesia dan Dunianya. Jakarta: Gramedia.
           
2.      Daftar pustaka yang pengarangnya lebih dari satu orang

Husnan, Ema. dkk. 1987. Sari Tata Bahasa Indonesia SMTA. Bandung: Angkasa.
Poerbakawatja, Soegarda dan Sudarno. 1976. Ensiklopedi Pendidikan. Jakarta:
Gunung Agung.
Rusyana, Yus dan Samsuri. ed. 1976. Pedoman Penulisan Tata Bahasa Indonesia.
Jakarta: Pusat Bahasa.

Keterangan:
1.      Data yang ditulis:
-      nama pengarang, kalau lebih dari satu kata susunan namanya dibalik (yang ditulis pertama adalah nama belakangnya kemudian diberi tanda koma dan kembali ke nama depannya).
-          tahun terbit
-          judul buku dengan huruf miring atau garis bawah, diikuti jilid, seri atau edisi (kalau ada)
-          kota tempat terbit
-          nama penerbit

2.      Perhatikan pemakaian huruf kapital dan tanda-tanda bacanya.
3.      Kalau pengarangnya dua orang, namanya ditulis semua; dan yang dibalik susunan namanya hanya nama pengarang yang pertama.
4.      Untuk buku yang ada editornya, nama yang dicantumkan dalam daftar pustaka adalah nama editornya, diikuti penjelasan  ed.
5.      Kalau pengarangnya lebih dari dua orang, yang ditulis hanya nama pengarang pertama, diikuti keterangan dkk. (untuk pengarang Indonesia) atau et.al. (untuk pengarang asing).
6.      Daftar pustaka disusun berdasarkan urutan abjad dari nama pengarang yang telah dibalik susunannya.

Contoh penulisan daftar pustaka berupa majalah:

Mochtar, Boediar. “Retardasi Mental Akibat Kekurangan Yodium”. Dharma Wanita,
No. 36, Th. XXI, September 1996, hlm. 14-15.
Veny. “Bedak Mangir”. Kartini, Edisi V, Nomor 245, 23-29 September 1996, hlm.
13-14.

Keterangan:
·         Data yang ditulis adalah:
-          nama pengarang yang dibalik susunannya (lihat keterangan di atas)
-          judul tulisan diapit tanda petik
-          nama majalah dengan huruf garis bawah atau huruf miring
-          nomor edisi/seri penerbitan
-          tanggal, bulan, tahun edisi
-          halaman
·         Perhatikan pemakaian huruf kapital dan tanda bacanya.
·         Daftar pustaka disusun berdasarkan urutan abjad dari nama pengarang yang telah dibalik susunannya.

Contoh daftar pustaka berupa surat kabar:

Budiman, Arif. “Ilmuwan dan Aktivis”. Kompas, 27 Agustus 1966, hlm. 4.
Purwanto. “Masyarakat Terasing”. Kompas, 25 September 1966, hlm. 3.

Keterangan:
·         Data yang ditulis adalah:
-          nama pengarang yang dibalik susunannya
-          judul tulisan diapit tanda petik
-          nama majalah dengan huruf garis bawah atau huruf miring
-          nomor edisi/seri penerbitan
-          tanggal, bulan, tahun edisi
-          halaman
·         Perhatikan pemakaian huruf kapital dan tanda bacanya.
·         Daftar pustaka disusun berdasarkan urutan abjad dari nama pengarang yang telah dibalik susunannya.

Catatan:
Semua daftar pustaka yang berupa buku, koran, dan majalah tersebut digabungkan menjadi satu dalam sebuah judul ”Daftar Pustaka”, dan diurutkan berdasarkan abjad dari nama pengarang/penulis yang telah dibalik susunan namanya.  Jadi, tidak dikelompok-kelompokkan menjadi daftar pustaka berupa buku, koran, dan majalah.


LATIHAN

Carilah 10 judul buku, 5 judul tulisan di surat kabar, dan 5 judul tulisan di majalah, kemudian buatlah daftar pustakanya!
Next
This is the most recent post.
Posting Lama

0 komentar:

Posting Komentar

 
Toggle Footer